Master Plan Bintaro

PT Jaya Real Property Tbk adalah salah satu pengembang properti perumahan dan komersial terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1979 dengan beragam portfolio yang mencakup mal ritel, pusat campuran perdagangan serta strategis pembangunan perumahan di Selatan Barat dan Jakarta Utara. PT Jaya Real Property Tbk go public dengan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1994. Visi dan misi perusahaan adalah pertumbuhan yang berkelanjutan didorong oleh manajemen keuangan yang sehat, perilaku bisnis yang bertanggung jawab dan komitmen yang kuat untuk membangun lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Bisnis inti perusahaan adalah pengembangan, komunitas perumahan yang berkelanjutan terintegrasi dalam lingkungan hijau yang dikelola dengan baik. Pengembangan andalannya adalah perumahan Bintaro Jaya yang merupakan sebuah komunitas mandiri dilayani oleh hubungan yang sangat baik transportasi dan tingkat pertama infrastruktur sosial dan fisik dan di mana praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan konstruksi hijau adalah prioritas desain.

Bintaro Jaya termasuk salah satu proyek real estat pertama yang sangat terpadu, multiguna (mixed-use), serta berorientasi pada transportasi massal (transit-oriented development) di Jakarta dengan desain-desain yang mencerminkan iklim sosio-ekonomi, serta kebutuhan intrinsik manusia saat ini. Bintaro Jaya juga menggabungkan berbagai fasilitas hiburan ritel, kebudayaan, hunian, perkantoran, hotel, dan ruang publik yang luas. Proyek ini menjadi standar baru dalam pemanfaatan ruang kota di Jakarta.

Binatro Adalah Kawasan Perumahan Berorientasi Lingkungan Hijau

Rencana induk konseptual adalah dengan memadukan sejumlah prinsip desain ruang kota yang penting di kawasan seluas lebih dari 30 hektar ini. Hal ini bertujuan untuk menghubungkan kawasan multiguna (mixed-use) di Bintaro Jaya dengan universitas di sekitarnya. Dengan demikian, kawasan tersebut dikembangkan berdasarkan konsep intelektual dan inovatif yaitu sebuah konsep Komunitas Kreatif yang membentuk “pintu gerbang” dan identitas proyek pengembangan Bintaro secara keseluruhan. Desainnya dibuat menurut lokasi proyek dan meningkatkan topografi kawasan tersebut. Desain Bintaro Jaya juga mewujudkan transformasi natural, yakni dari properti real estat menjadi kawasan urban publik tropis.

PT Jaya Real Property Tbk terus mengembangkan proyek mixed use development di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang hingga Tangerang Selatan. Pengembangan ini meliputi pusat perbelanjaan, hotel, perkantoran serta kondominium. Proyek terbaru dari pengembang ternama ini adalah Bintaro Exchange yang berupa pusat perbelanjaan sebagai awal pengembangan Bintaro Mixed Use Development di dekat pintu tol Pondok Indah

Bintaro Exchange Mall Sebagai Bagian Dari Pengembangan Mix Used

Pusat perbelanjaan ini berbeda dengan yang ada sekarang. Perbedaan tersebut karena adanya banyak restoran di area terbuka, ice skiting, entertainment center, dan toko-toko khusus. Pusat perbelanjaan ini direncanakan dalam tiga tahap pembangunan yang dimulai sejak 6 Juni 2012 dan ditargetkan selesai pada kuartal III tahun 2013. Saat dalam perencanaan sudah ada 40 persen penyewa dari luas 60.000 meter persegi

Pembangunan mixed use ini direncanakan masih akan berlanjut sampai 10 tahun ke depan. Selain pusat perbelanjaan, area perkantoran ini akan dibangun dengan target pasar perusahaan-perusahaan multinasional. Perkembangan kawasan TB Simatupang dengan beragam perusahaan multinasionalnya akan memiliki efek domino yang nantinya akan berkembang juga kearah Bintaro.

Bintaro Discovery Verde Park

Sudah banyak perusahaan perbankan dan farmasi baik nasional maupun multi nasional pindah dan bergabung dikawasan Bintaro ini. Akan tetapi walaupun membangun area mixed use, PT Jaya Real Property Tbk masih terus mengembangkan sektor residensial. Saat ini, tiga produk yang masih diunggulkan adalah Kebayoran Essence, Kebayoran Village II, dan Discovery Conserva. Perencanaan pembangunan kondominium juga telah dijalankan karena lahan semakin sempit. Tentunya, harga jauh lebih murah ketimbang landed house.