Kawasan industri diprediksi menjadi sektor properti pertama yang bangkit lebih dulu dibandingkan segmen properti lainnya. Meskipun sepanjang tahun 2020 penjualan lahan industri terbilang minim. Kendati demikian segmen kawasan industri ini yang paling cepat bangkit.

Pasar kawasan industri akan menjadi sektor yang bangkit pertama karena potensinya yang besar terutama saat ekonomi membaik. Hal tersebut lantaran industri pusat data atau data center terus berekspansi karean pertumbuhan yang terjadi di sektor digital seperti e-commerce.

Dengan pertumbuhan yang terjadi di sektor e-commerce sendiri tentunya juga akan mendorong perusahaan-perusahaan e-commerce akan berekspansi lantaran kebutuhan pergudangandan untuk pusat distribusi atau fulfillment center. Industri makanan karena merupakan kebutuhan pokok yang terus diperlukan, consumer goods, kimia, dan kesehatan akan menjadi penopang industri lainnya sehingga menjadi penggerak dalam sektor properti.

Berdasarkan data Colliers International Indonesia pada tahun 2020, rata-rata penjualan lahan hanya sedikit yang berada di atas 100 ha di kawasan Serang, Bekasi, Karawang, Tangerang, dan Bogor. Berbanding terbalik dengan 2019 yang mana penjualan terbanyak pada kawasan industri adalah untuk tanah di atas 300 ha. Karenanya, harga jual juga turut terkoreksi 4,1% sepanjang 2020.

Dari segi penjualan, hanya 7 kawasan industri yang mampu membukukan penjualan dari total 12 kawasan industri. Penjualan untuk lahan industri otomotif mendominasi kawasan industri sebesar 34 persen. Kemudian, disusul industri makanan sebanyak 22%, pusat data atau data center sebesar 11 persen, minyak dan gas sebanyak 6 persen serta industri kimia, pergudangan atau logistik dan lainnya masing-masing sebanyak 4 persen.

Lalu, industri tekstil, material gedung, elektronik, plastik sebanyak 2 persen dan yang paling belakang adalah medis dan kesehatan yang hanya menyumbang sebesar 1 persen meskipun pada industri kesehatan tetap mampu bertumbuh ditengah pandemi COVID 19.

Dari total lahan kawasan industri yang terserap sepanjang 2020 lalu, Greenland International Industrial Center (GIIC) mendominasi penjualan sebesar 60 persen, Karawang International Industrial City (KIIC) 20 persen dan Artha Industrial Hill 10 persen serta lainnya 10 persen.

Penjualan Kawasan Industri Prospektif
Kawasan Industri Greenland International Industrial Center Di Cikarang

Perumahan Disekitar Kawasan Industri Banyak Terjual

Karawang saat ini menjadi primadona menarik untuk dijadikan target pemasaran karena dikelilingi banyak kawasan industrial yang sangat maju dan potensial untuk terus berkembang dan agen properti Era Integrity serius menggarap pasar properti hunian di Karawang yang terletak dipropinsi Jawa Barat ini.

Kabupaten Karawang adalah salah satu pusat industri terbesar di Indonesia yang sedang berkembang pesat sehingga dalam bidang pemasaran perumahan area tersebut cukup prospektif. Sehingga memfokuskan usaha pada kawasan perumahan disekitar kawasan indsutri dapat memudahkan untuk memenuhi kebutuhan properti para customer tersebut khususnya yang berada di area Karawang..

Bisnis properti masih menjadi pilihan menggiurkan untuk investasi dalam jangka panjang. Sementara para pelaku bisnis properti profesional menilai, bisnis ini akan terus tumbuh pesat dengan investor baru dari kalangan milenial. Properti dengan harga terjangkau milenial kini sudah banyak tersedia. Apalagi sekarang ini, tiny house movement tengah menjadi trend dan dijawab dengan para pengembang dengan pembangunan rumah subsidi.

Kerjasama dengan pengembang perumahan-perumahan komersial yang ada di Karawang akan dapat menjadi strategi untuk memasuki pasar properti dikawasan ini. Sistem informasi proprti yang sangat baik untuk membantu para agen properti untuk menjalankan bisnis properti secara profesional contohnya adalah di bisnis penjualan properti dan ruko dengan dukungan marketing berpengalaman dalam penjualan pastinya konsumen puas untuk mendapatkan unit yang diinginkan.