Apakah Rumah Subsidi Itu?

Rumah subsidi adalah rumah yang dijual dengan harga murah dimana pembeli rumah subsidi mendapatkan keringanan bunga KPR sehingga cicilan per bulan dapat lebih terjangkau untuk masyarakat menengah kebawah.

Apa Perbedaan Rumah Subsidi dan Non Subsidi?

Perbedaan utama adalah harga yang lebih murah dari rumah non subsidi karena rumah subsidi mendapatkan bantuan program pemerintah berupa subsidi bungan KPR. Perbedaan lain adalah tipe rumah dan spesifikasi bangunan yang pada rumah bersubsidi memakai batako dan tidak double dinding tetapi harus tetap memakai standar rumah layak huni yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Berapa DP Minimal Untuk Rumah Subsidi?

DP atau down payment atau uang muka untuk pembelian rumah subsidi adalah 1 persen yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri PUPR Nomor 13/PRT/M/2019 dari sebelumnya sebesar 5 persen. Ini adalah sebagai bagian Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) untuk memudahkan persyaratkan kepemilikan rumah bersubsidi bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah

Apakah Rumah Subsidi Bisa Dibayar Tunai?

Pembelian rumah subsidi bisa dilakukan dengan berbagai macam skema seperti tunai keras, tunai bertahap hingga melalui KPR dengan masa cicilan hingga 20 tahun selama harga rumah subsidi tidak melewati batas yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Berapa Lama Proses KPR Untuk Rumah Bersubsidi?

Proses pengajuan hingga disetujuinya KPR untuk rumah bersubsidi cukup mudah dan hanya memerlukan waktu kurang lebih 1 bulan setelah semua syarat dan berkas lengkap diterima oleh Bank.

Berapa Suku Bunga Untuk KPR Rumah Subsidi?

Suku bunga untuk KPR rumah bersubsidi adalah 5 persen flat yang dibayar oleh pemilik rumah dan sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit.

Bagaimana Cara Mendapatkan Rumah Bersubsidi?

Cara mendapatkan rumah bersubsidi adalah dengan menghubungi pengembang yang membangun rumah subsidi yang telah terdaftar untuk melakukan proses booking dan memulai pengajuan KPR serta memiliki bukti slip gaji dan keterangan aktif bekerja dari perusahaan.

Berapa Tipe Rumah Subsidi Yang Ada?

Rumah subsidi pada umumnya memiliki 3 tipe rumah dengan luas bangunan minimal 22 meter persegi, 27 meter persegi dan maksimal 36 meter persegi. Sedangkan untuk luas tanah maksimal adalah 200 meter persegi. Dengan demikian rumah subsidi dapat juga memiliki hoek atau sisa tanah selama tidak melewati batas tersebut.

Dapatkah Rumah Subsidi Dijual Kembali?

Rumah subsidi tidak dapat langsung dijual kembali seperti rumah real estate non subsidi. Pemilik rumah subsidi harus menempati rumah subsidi tersebut selama jangka waktu 4 tahun sebelum rumah tersebut dapat dijual kembali.

Apakah Keuntungan Membeli Rumah Subsidi?

Keuntungan dari membeli rumah subsidi (FLPP) adalah harga yang lebih murah dan terjangkau. Rumah subsidi telah mendapatkan bantuan dari program pemerintah sehingga dijual dengan harga lebih murah karena memang ditargetkan untuk masyarakat yang memiliki gaji kurang lebih Rp 2,5 – 4 juta per bulan